Petualangan Seribu Langkah
“Proses dari
teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi
bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari
perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia
berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya”
tutur Neo.
Setiap orang
mempunyai kenangannya sendiri terhadap seseorang, baik itu dengan ayah, ibu,
kakak,adik,teman, pacar, dan yang paling berkesan biasanya bersama sahabatnya.mengapa
? karena diusia remaja, seseorang akan cenderung lebih dekat pada sahabatnya,
dengan sahabatnya ia bercerita, ia menangis, ia tersenyum menuangkan segala isi
hatinya saat itu.
Tak jauh dari kodratnya sebagai makhluk sosial,
mereka hidup bersama dan saling membutuhkan, tak bisa mereka bertahan hidup
sendiri tanpa bantuan lingkungan sekitarnya. Seseorang yang berusaha untuk
hidup sendiripun pada titik jenuhnya ia membutuhkan kawan yang dapat
memahaminya.
Menemukan sahabat yang baik itu tidak
mudah. Teman silih berganti menghampiri kita. Namun, seorang sahabat itu
berbeda, terkadang kita tak menyadari bahwa sahabat itu telah banyak membantu
kita, namun seorang sahabat yang baik tersebut takkan meminta ganti atas apa
yang telah ia berikan. Kecocokan antar individu itu sangatlah penting, karena
apabila satu dengan yang lainnya tak memiliki kecocokan, akan muncul berbagai
masalah dalam persahabatan. Walau memang kita tak harus seutuhnya mengiyakan
apa yang sahabat kita inginkan. Kita juga harus berfikir jernih dengan
membandingkan baik buruknya langkah yang akan diambil. Kalau kita rasa itu
salah atau tidak baik, berkatalah dengan jujur tanpa menyakiti perasaannya.
“Sahabat yang baik itu bukanlah sahabat yang
selalu mengiyakan apa yang diinginkan sahabatnya, namun ia harus menolak
apabila sekiranya itu tidak baik untuk sahabatnya” papar Nurul Khotimah.
Masalah yang biasa muncul pada
persahabatan antara lain perbedaan pendapat, perbedaan keinginan, ketidak
sejalanan pemikiran, dan yang sering banyak muncul adalah perebutan seorang
laki-laki yang sama. Hal ini sering terjadi karena kemiripan sifat dan
terkadang selera atau keinginan yang sama terhadap seorang laki-laki. Atau mungkin
salah satu sahabatnya sering bercerita tentang seorang laki-laki yang sedang
ada di hatinya, kemudian karena berkaca pada apa yang diceritakan oleh
sahabatnya ia menjadi tertarik sehingga terjadi perselisihan atau perpecahan. Apabila
ini telah terlanjur terjadi, bermusyawarahlah dengan tenang, kepala dingin,
jangan beradu argumen, jangan di lanjutkan apabila suasana permasalahan
tersebut menjadi panas. Karena itu akan meningkatkan potensi rusaknya hubungan
tersebut.
Menurut saya, prinsip yang harus di
pegang oleh para sahabat adalah prinsip terbuka dan saling percaya. Dengan dua
prinsip tersebut kemungkinan keterjagaannya persahabatan akan tetap ada. Perbanyaklah
bercerita agar satu sama lain saling mengetahui pribadi atau kondisi kita saat
ini. Tapi jangan sampai kita memaksakan mereka untuk bercerita kepada kita. Dan
kita juga harus menghargai sahabat kita. Jaga amanah yang telah mereka
percayakan kepada kita.
Saya pun termasuk orang yang sulit
menemukan sahabat yang sejalan dengan saya. Karena keserasian itu penting untuk
mensejalankan pemikiran sehingga persahabatan dapat berbuah manis. Memang dibutuhkan
sebuah penantian, namun tak masalah bagi saya karena yang saya butuhkan adalah
sahabat yang benar-benar dapat menuntun saya ke jalan yang benar.
Maka dari itu marilah kita senantiasa
menjaga persahabatan yang telah kita miliki dengan baik, saling memahami,
saling bertukar pendapat, saling menjaga amanah yang telah diterimanya, agar
keserasian dan keharmonisan akan selalu terjaga.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar